Bareskrim Polri Tetapkan Jack Lapian dan Titi Sumawijaya sebagai Tersangka Pencemaran Nama Baik | NUSAWARTA | Berita Indonesia

Breaking

logo

June 30, 2020

Bareskrim Polri Tetapkan Jack Lapian dan Titi Sumawijaya sebagai Tersangka Pencemaran Nama Baik

Bareskrim Polri Tetapkan Jack Lapian dan Titi Sumawijaya sebagai Tersangka Pencemaran Nama Baik

NUSAWARTA - Bareskrim Polri menetapkan pengacara Jack Boyd Lapian dan kliennya Titi Sumawijaya Empel sebagai tersangka dalam kasus dugaan Pencemaran Nama Baik terhadap pendiri Kaskus, Andrew Darwis, melalui media sosial. 

Jack Lapian ditetapkan tersangka setelah penyidik Subdit 4 Ditipidum Bareskrim Polri pada 16 Juni 2020  telah melaksanakan gelar perkara berdasarkan LP Nomor : LP/B/097/XI/2019/Bareskrim tangal 13 November 2019 dengan pelapor Andrew Darwis dan terlapor Jack Boyd Lapian (JBL)  dan Titi Sumawijaya Empel (TSE).

"Dari hasil gelar perkara tersebut diputuskan bahwa saudara JBL dan TSE statusnya dinaikan dari saksi menjadi tersangka," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (30/6/2020).      

Penyidik, dikatakan Awi, telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi sebanyak 14 orang dengan saksi ahli bahasa 1 orang dan saksi ahli pidana 1 orang. 

Adapun pasal yang dipersangkakan terhadap kedua tersangka Jack Lapian dan Titi Sumawijaya melanggar Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 (3) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE (informasi dan Transaksi Elektronik) dengan dipidana dengan penjara paling lama 4 tahun dan/ atau denda paling banyak Rp 750.000.000.

Kemudian tersangka TSE dikenakan Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP berupa Pencemaran Nama Baik dengan pidana penjara paling lama 9 bulan. Dan diancam melakukan fitnah dengan pidana penjara paling lama 4 tahun. [akrt]