Breaking

logo

June 30, 2020

Kakak Erick Angkat Kaki, Ponakan Luhut Jadi Petinggi Bursa

Kakak Erick Angkat Kaki, Ponakan Luhut Jadi Petinggi Bursa

NUSAWARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) memutuskan untuk melakukan perombakan dalam jajaran Komisaris. Garibaldi Thohir atau yang lebih dikenal dengan Boy Thohir yang juga kakak dari Menteri BUMN, Erick Thohir harus angkat kaki dari posisinya sebagai Komisaris BEI yang telah dipegang sejak Juni 2015.

Nasib yang sama juga dialami oleh Hendra H Kustarjo yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris, dan Lydia Trivelly Azhar sebagai Komisaris. 

Para Pemegang Saham telah menggunakan haknya untuk mengajukan calon anggota Dewan Komisaris Perseroan masa jabatan 2020-2023, dengan mengacu kepada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 58/POJK.04/2016 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Bursa Efek (untuk selanjutnya disebut sebagai “POJK 58”).

OJK telah menetapkan Anggota Dewan Komisaris Perseroan terpilih, sesuai dengan surat OJK kepada Perseroan Nomor: S-169/D.04/2020 tentang Penyampaian Daftar Calon Anggota Dewan Komisaris Terpilih PT Bursa Efek Indonesia Masa Jabatan 2020 sampai dengan 2023.

Dimana, Komisaris Utama tetap dipegang oleh John A Prasetio, Komisaris Mohammad Noor Rachman Soejoeti. Nah yang baru yakni, Komisaris Heru Handayanto, Komisaris Karman Pamuhardjo, dan Komisaris Pandu Patria Sjahrir.

Sebagai informasi, John Aristianto Prasetio saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Global Mediacom Tbk, dan  Senior Advisor Crowe Indonesia. Kemudian, Mohammad Noor Rachman Soejoeti, Heru Handayanto, dan Karman Pramuhardjo sebagai perwakilan regulator atau bursa. 

Lalu, Pandu Patria Sjahrir yang menjabat sebesar komisaris perwakilan emiten atau perusahaan. Pandu Sjahrir sendiri merupakan anak dari Ekonom Sjahrir. Direktur PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) ini juga merupakan keponakan dari Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. [wrte]