Breaking

logo

June 24, 2020

Pengamat Nilai RUU Ciptaker Membuat Ekosistem Investasi Daerah Meningkat

Pengamat Nilai RUU Ciptaker Membuat Ekosistem Investasi Daerah Meningkat

NUSAWARTA - Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah, menilai bahwa Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) akan meningkatkan Ekosistem Investasi di Indonesia.

Trubus mengungkapkan bahwa peraturan yang ada selama ini mempersulit investor melakukan eksekusi.

“Menurut saya akan terjadi peningkatan Ekosistem, karena selama ini kan aturan Investasi antara pusat dan Daerah tumpang tindih, berbelit, over regulated dan itu mempersulit investor melakukan eksekusi,” ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Trubus menyebutkan bahwa salah satu pihak yang paling mendapat keuntungan dari peningkatan Ekosistem Investasi itu adalah Daerah. Dia memprediksi, kemudahan regulasi akan membuat Investasi di Daerah meningkat tajam dan meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Kepala Daerah akan memberikan pelayanan yang baik, terutama administasi pelayanan. Menjadi lebih efisien, terjangkau,” ujarnya.

Kemudian, Trubus mengatakan bahwa kemudahan birokrasi akan mempersingkat proses Investasi. Selama ini, buruknya birokrasi karena regulasi telah menumbuhkan calo.

“Selama ini kan berbulan-bulan. Dan di situ muncul free rider, calo-calo di Daerah banyak. Nantinya dengan sendiri RUU Cipta Kerja semuanya akan lebih ringkas,” katanya.

Di sisi lain, Trubus mengungkapkan, peningkatan Ekosistem Investasi akan menciptakan lapangan kerja. Sebab, menurutny, industri di Daerah akan berkembang.

“Nantinya lapangan pekerjaan juga luas karena Investasi dengan mudah sampai ke Daerah-Daerah. Artinya kalau selama ini pengurusan selama ini berbelit, akan dimudahkan. Selama ini prosesnya kan panjang, RUU Cipta Kerja nanti akan lebih simgkat karena sistemnya, sistem online,” ungkapnya.

Lebih dari itu, Trubus menambahkan, pemberlakuan sistem berbasis daring akan menciptakan akuntabilitas dan transparansi.

“Kemudian meningkatkan pelayanan di Daerah untuk lebih profesional. Sistemnya kan online, lebih mudah,” ujarnya. [akrt]