Breaking

logo

June 24, 2020

PKS Tak Permasalahkan Penambahan Anggaran Kemendagri Rp1,275 Triliun Asal Keuangan Negara Dijaga Efektivitasnya

PKS Tak Permasalahkan Penambahan Anggaran Kemendagri Rp1,275 Triliun Asal Keuangan Negara Dijaga Efektivitasnya

NUSAWARTA - Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera mengaku tidak mempermasalahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengusulkan penambahan anggaran untuk pagu anggaran Kemendagri tahun 2021. Asalkan kondisi keuangan negara benar-benar dijaga efektivitasnya.

Adapun usulan tambahan anggaran Kemendagri sebesar Rp 1,275 triliun, termasuk di dalamnya usulan anggaran DKPP sebesar Rp91,9 miliar.

"Monggo (penambahan anggaran) diajukan tapi kondisi keuangan negara perlu dijaga benar efektivitasnya," kata Mardani saat dihubungi AKURAT.CO, Rabu (24/6/2020).

Ia menilai penambahan anggaran tersebut masuk diakal. Namun menurutnya, usulan itu tentu harus membutuhkan berbagai pertimbangan guna semua dapat menjaga efisiensi, inovasi dan kolaborasi.

"Pertama, kondisi keuangan negara sedang berat. Saya usulkan ada efisiensi, inovasi dan kolaborasi. Jika ketiganya dijalankan, mestinya tidak diperlukan tambahan anggaran semua mesti fokus menjaga rakyat. Jika ada anggaran salurkan untuk rakyat," tandasnya.

Kini dalam hasil keputusan rapat, Komisi II DPRI menyetujui usulan penambahan anggaran yang diajukan Tito sebesar Rp 1,275 trilliun untuk pagu anggaran Kemendagri tahun 2021.

Komisi II meminta agar Badan Anggaran (banggar) DPR juga menyepakati penambahan anggaran Kemendagri. Sehingga, seluruh program pemerintah dapat berjalan dengan baik.

"Komisi II DPR RI menyetujui usulan tambahan anggaran Kemendagri sebesar Rp 1,275 triliun, termasuk di dalamnya usulan anggaran DKPP sebesar Rp 91,9 miliar untuk dapat ditambahkan dalam pagu anggaran Kemendagri tahun 2021," kata Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia saat membacakan hasil kesimpulan rapat, Rabu (24/6/2020). [akrt]