Breaking

logo

June 24, 2020

Tangkap Buronan Kelas Kakap, Polda Metro Jaya Dapat Penghargaan dari FBI dan Kemen PPPA

Tangkap Buronan Kelas Kakap, Polda Metro Jaya Dapat Penghargaan dari FBI dan Kemen PPPA

NUSAWARTA - Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya mendapat apresiasi dan penghargaan karena berhasil menangkap buronan Federal Bureau Investigation (FBI), Russ Albert Medlin.

Russ Albert Medlin jadi buronan FBI terkait kasus penipuan Investasi Bitcoin dengan kerugian sekitar Rp 11 triliun.

Warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat itu masuk ke Indonesia. Ia berhasil ditangkap aparat Polda Metro Jaya dalam kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur beberapa waktu lalu.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) I Gusti Ayu Bintang mengapreasiasi kinerja Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (PMJ).

Sebagai bentuk apresiasi Menteri PPPA memberikan penghargaan dan langsung diterima oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana di gedung Promoter Polda Metro Jaya, Rabu (24/06/2020).

Selain Menteri PPPA, FBI juga menyerahkan penghargaan kepada Direskrimsus PMJ karena berhasil menangkap buronan FBI.

“Apresiasi dan penghargaan setingi-tingginya kami berikan kepada Polda Metro Jaya dalam hal ini kepada Direktorat Kriminal Khusus atas keberhasilannya di dalam mengungkap kasus kekerasan seksual terhadap anak,” kata I Gusti Ayu Bintang.

I Gusti Ayu mengatakan, bahwa Indonesia telah Meratifikasi Konvensi Hak Anak, dimana mandat hak anak ini sudah diturunkan melalui berbagai peraturan perundang-undangan yang salah satunya adalah UU No 35 tahun 2015 atas perubahan UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Dalam UU ini tentunya digaris bawahi bahwa perlindungan terhadap anak tidak menjadi tanggung jawab satu pihak, perlindungan anak menjadi tanggung jawab negara, tanggung jawab pemerintah, masyarakat dan dari keluarga juga orang tua maupun wali.

“Terimakasih kepada Kapolda beserta jajarannya, tentunya kerjasama tidak hanya berhenti di kasus ini saja, tapi saya melihat bagaimana sudah Komitmen disemua jajaran aparat penegak hukum yang ada diseluruh Indonesia dalam tindakan yang cepat dan tepat untuk menangani kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.

Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana merasa bangga dengan apresiasi dan penghargaan yang diberikan Menteri PPPA dan FBI.

“Ada dua penghargaan yang kami peroleh atas pengungkapan kasus persetubuhan anak dibawah umur dan penangakapan buronan FBI,” kata Nana didampingi Dirkrimsus PMJ Kombes Roma Hutujulu.

Terkait masih ada kekerasaan terhadap perlindungan anak dan perempuan, Kapolda berjanji akan terus melakukan perlindungan.

“Kami akan terus terus melakukan perlindungan. Selain itu saya juga minta peran serta masyarakat karena tanpa bantuannya polisi tidak akan bisa bekerja dengan sendiri,” tutup mantan Kapolda NTB ini.

Seperti diketahui Russ Albert Medlin merupakan seorang resedivis buron Federal Bureau Investigation (FBI) yang diburu sejak 2019 kasus penipuan Investasi Bitcoin dengan kerugian sekitar Rp 11 triliun. Dia ditangkap karena melakukan pelecahan anak di bawah umur. [pjst]