Breaking

logo

July 1, 2020

Dari Dua Indikator Ini, Bener Kinerja Erick Thohir Lagi Kinclong Kok sampai Banyak ‘Gangguan’?

Dari Dua Indikator Ini, Bener Kinerja Erick Thohir Lagi Kinclong Kok sampai Banyak ‘Gangguan’?

NUSAWARTA - Menteri BUMN Erick Thohir saat ini menjadi kementerian yang banyak mendapat sorotan tajam.

Akan tetapi, untuk mengetahui indikasi keberhasilan seorang menteri, bisa dilihat dari kepuasan Presiden dan kinerjanya dalam mengemban tugas.

Demikian disampaikan pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio, Selasa (30/6/2020).

Dijelakan Hendri, indikator pertama, paling tepat bagi menteri itu adalah kepuasan Presiden.

Jika kemudian Presiden Jokowi tidak masalah dan senang, maka itu berarti apa yang dilakukan Erick Thohir memang bagus dan tepat.

Sedangkan indikator kedua, bisa dilihat apakah ada hasil yang sudah dikerjakan dan terasa manfaatnya atau tidak.

“Indikator kepuasan Presiden yaitu presidenya tidak komplain, berarti baik-baik saja,” jelasnya.

“Kemudian indikator yang kedua kinerjanya. Kalau kinerjanya bagus, baik, berarti memang langkah yang ditempuh si menteri baik,” sambungnya.

Pendiri lembaga survei Kedai Kopi ini juga menyebut capaian dan kinerja Erick Thohir selama memimpin Kementerian BUMN yang menunjukkan perbaikan.

“Kalau Erick Thohir menurut saya sih bagus,” ujarnya.

Hensat lantas mencontohkan PT Krakatau Steel yang sudah sejak lama mengalami kerugian.

“Contohnya Krakatau steel misalnya, jadi untung setelah lama banget rugi. Jadi artinya ada kinerja-kinerja BUMN yang membaik pasca di pimpin Erick Thohir,” paparnya.

Hensat juga menyinggung adanya ‘gangguan’ dan ‘serangan’ yang dialamatkan kepada Erick atas kebijakannya.

Menurutnya, hal itu wajar lantaran kinerja Erick sudah jelas terlihat.

Sehingga kemudian mendapat sorotan masyarakat luas dan otomatis mengundang ‘gangguan-gangguan’ bagi yang tidak suka.

“Justru kalau tidak diganggu malah kerjanya tidak kelihatan. Karena kerjanya kelihatan, maka gangguanya lebih banyak,” katanya.

“Adanya gangguan wajar. Kenapa? Karena kinerja Erick Thohir itu lagi kinclong, maka pasti banyak gangguan-gangguan,” lanjut Hensat. [pjst]