Breaking

logo

July 25, 2020

Dimasa Pandemi Masyarakat Lebih Percaya MPR Ketimbang DPR dan DPD, Lihat Aja Buktinya

Dimasa Pandemi Masyarakat Lebih Percaya MPR Ketimbang DPR dan DPD, Lihat Aja Buktinya
NUSAWARTA - Ada beberapa lembaga pemerintahan yang kinerjanya dinilai memuaskan bagi masyarakat.

Diantaranya, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Majelis Permusyrawatan Rakyat (MPR RI).

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) berada dibawah MPR.

Demikian disampaikan oleh Direktur Ekskutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, Jakarta (25/7/2020).

Menurutnya, dari tiga lembaga Parlemen itu, MPR paling banyak mendapatkan respon positif dari masyarakat dalam membela kepentingan rakyat di masa pandemi Covid-19.

Ia menyebutkan, Survei itu dilakukan mulai Tanggal 1-8 Mei 2020 dan dilanjutkan 6-13 Juni 2020.

“Dengan menggunakan telpon kepada 2000 responden melalui metode simple random sampling (MoE + 21, 19 persen) pada tingkat kepercayaan 95 persen,” jelasnya.

Sebelumya, Kata Yunarto, survei juga dilakukan melalui tatap muka langsung pada 20-27 Februari 2020 yang menggunakan 1.200 responden dengan metode Multistage random sampling (MoE + 2, 83 persen).

“Pada tingkat kepercayaan 95 persen juga disertakan sebagai bahan perbandingan persepsi publik sebelum terjadinya pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Menurutnya, survei itu dilakukan untuk mengetahui perubahan persepsi terhadap publik, sebelum dan selama masa pandemi.

Yunarto menilai ada sejumlah hal yang menjadi nilai penting mengapa DPR lebih dipercayai daripada DPR dan DPD.

“Pertama karena perhatian publik terhadap DPR lebih besar dibanding MPR dan DPD namun sayangnya perhatian besar itu dalam konteks negatif karena banyak Maslah yang dilakukan pimpinan DPR sebelumnya,” tuturnya.

Seperti, kasus korupsi mantan ketua DPR Setya Novanto yang membuat publik menjadi tidak simpatik terhadap DPR RI.

“Saya harus mengatakan, dalam keterbatasan krisis identitas seperti ini pimpinan MPR itu punya nilai peran jauh lebih penting dibandingkan dengan pimpinan DPR,” tukasnya. [pjst]