Breaking

logo

July 1, 2020

Kenapa ILC libur saat Pilpres dan Pilkada DKI? Ada yang tak bisa dihindari

Kenapa ILC libur saat Pilpres dan Pilkada DKI? Ada yang tak bisa dihindari

NUSAWARTA - Isu reshuffle kabinet menjadi pembicaraan menarik beberapa hari belakangan ini. Topik ini menjadi bahasan di mana-mana setelah video Presiden Jokowi marahi menterinya dalam sidang paripurna yang dirilis 28 Juni 2020. Isu reshuffle kabinet juga direspons oleh pengusaha Mardigu Wowiek atau populer dengan nama Bossman Sontoloyo. Bossman Mardigu ke menteri reshuffle, dia mendukung Jokowi untuk merombak kabinetnya.

Publik langsung menyambut siapa menteri yang layak dicopot presiden. Masyarakat menerka menteri yang bakal dipecat Jokowi adalah menteri yang disindir dalam sidang paripurna kabinet tersebut.

Nah, Bossman Sontoloyo mengirimkan pesan kepada menteri yang dimarahi Jokowi cukup menarik yaitu Jabatan nggak seanjing itu kawan yang merupakan plesetan dari buku Bossman Sontoloyo yang berjudul “Bisnis nggak seanjing itu kawan’

Hei menteri ngaca dong

Bossman Mardigu menuliskan pesan agar menteri atau pejabat tinggi yang dimarahi Jokowi agar mengaca diri, apakah sejauh ini sudah berkontribusi bagi pemerintahan Jokowi atau tidak. Jangan-jangan mereka menteri dan pejabat yang kena semprot Jokowi memang tidak becus selama ini.

“Apakah kehadiran kalian sebagai pejabat teras di kabinet selama ini sudah membantu kepentingan masyarakat banyak? Sudah 10 bulan anda semua menjadi menteri dan jabatan politik lainnya. 10 bulan ini apa yang kalian perbuat untuk rakyat ? sudahkah rakyat senang?” tulis dia di laman Instagramnya, dikutip rabu 1 Juli 2020.

Jika memang belum berbuat banyak untuk rakyat selama 10 bulan di kabinet ini, Bossman Mardigu meminta menteri atau pejabat yang merasa tidak bekerja dengan baik untuk mengakui secara jantan yaitu mundur dari jabatan. Apakah nggak malu dengan staf milenial Jokowi yang mundur saat kinerjanya disoroti publik.

“Kalau belum ada langkah yang jenius, langkah yang solutif programnya untuk saat ini, dan tahun tahun kedepan, jantan saja…lakukan apa yang anak muda contohkan kepada kalian yaitu para staff milenial presiden kemarin, menegakkan integritas bernegara dengan…..MUNDUR!!!!!” tulisnya.

Menurut Bossman Mardigu, mundurnya staf milenial Jokowi adalah bukti pertanggungjawaban sekaligus menunjukkan integritas dari pembantu Jokowi tersebut. Para menteri yang gagal sudah seharusnya mengikuti langkah staf milenial Jokowi.

“Apa yang junior junior staf presiden lakukan kemarin MUNDUR adalah contoh penegakan integritas. Mereka masih muda tapi berintegritas, kalian? Katanya pancasilais, katanya kebhinekaan, katanya negarawan. Kalau tidak mampu berkaca dan segera MUNDUR,” tulis Mardigu.

Mundur rakyat hormat dan salut

Menurut pengusaha nasional bidang minyak dan gas itu, dengan mundur maka akan menjadi teladan dan pendidikan politik bagi masyarakat. Tidak mampu bekerja ya mundur tanpa diminta, sadar diri lah.

Dengan ada sadar diri mundur maka Anda adalah pahlawan yang memberikan contoh berbangsa dan berpolitik yang benar. Anda menjadi contoh kepahlawanan bagaimana bernegara yang benar.

“Kalau anda jantan, MUNDUR !!! rakyat akan beri kalian karpet merah, rasa hormat serta salut!!!!. Tidak mampu, tidak punya rencana atau rencana dijalankan tidak jalan. MUNDUR segera,” katanya.

Bossman Sontoloyo menuliskan, publik sebenarnya tak perlu menyebutkan kesalahan atau kesalahan para menteri yang layak dicopot. Dia meminta menteri dan pejabat ini untuk mengaca diri apakah layak dia meneruskan amanahnya.

Bossman Mardigu meminta menteri yang gagal bekerja untuk langsung melapor ke Presiden dan mengajukan diri untuk mundur.

Dia mengibaratkan reshuffle kabinet ini dengan pergantian pemain dalam sepakbola. Pemain yang merasa diri sudah tak bagus dalam menjalankan permainan mengajukan diri ke pelatih untuk diganti.

“Di bangku cadangan itu ada ribuan orang yang bisa mengantikan kalian. Kalau kalian masih di lapangan, penonton malu sebenarnya melihat gerakan kalian, kami kikuk menonton tingkah polah kalian,” tulisnya.

Sindir menteri bersponsor

Bossman Mardigu menyindir para menteri yang punya dukungan di belakang dengan mengibaratkan pemain sepakbola dengan dukungan sponsor.

Kepada menteri yang seperti ini, Mardigu meminta agar memberikan kesempatan pada pemuda pemudi yang tulus bekerja tanpa sponsor.

“Pemain yang didorong SPONSOR memang ngak bisa main bola. Wagu gayanya. Kaku gerakannya, hasilnya nol besar buat team negara. Iklan mungkin kalian dapat secara pribadi, tapi asudah lah, MUNDUR,” tulisnya. [hops]