Breaking

logo

July 30, 2020

Pelecehan Gilang ‘Bungkus Kain Jarik’ Bikin Geger, Begini Respon Unair

Pelecehan Gilang ‘Bungkus Kain Jarik’ Bikin Geger, Begini Respon Unair
NUSAWARTA - Kasus pelecehan seksual dengan modus ‘bungkus kain jarik’ yang diduga dilakukan oknum mahasiswa Fakutas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya bikin geger.

Nama Gilang jadi trending topic nomor satu di Twitter Indonesia. Gilang menjadi perbincangan ramai lantaran pelecehan seksual yang dilakukannya dianggap tidak biasa.

Menyikapi hal itu, FIB Unair langsung melakukan investigasi. Unair juga membuat pengaduan korban Gilang melalui hotline dan email.

Berikut ini pernyataan resmi FIB Unair yang ditandatangi oleh Dekan Fakutas Ilmu Budaya, Prof Diah Ariani Arimbi pada 30 Juli 2020:

1. Bahwa Fakutas Ilmu Budaya belum pernah sama sekali mendapatkan laporn terkait adanya tindak pidana pelecehan seksual yang diberitakan dilakukan oleh oknum mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya sebagaimana yang beredar di media sosial.

2. Fakutas Ilmu Budaya segera merespons informasi terkait dugaan tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh yang bersangkutan tersebut untuk memastikan bahwa segala tindakan sivitas akademika yang bertentangan dengan etika berperrilaku di kampus dan peraturan perundangan lainnya akan mendapatkan sanksi sebagaimana seharusnya.

3. Fakutas Ilmu Budaya telah menghubungi pelaku (mahasiswa yang bersangkutan) untuk mengonfirmasi hal-hal yang beredar di media sosial kepada yang bersangkutan tetapi sampai pernyataan resmi ini disampaikan yang bersangkutan belum bisa dihubungi.

4. Fakutas Ilmu Budaya juga telah menghubungi orang tua mahasiswa yang bersangkutan, tetapi belum dapat terhubung.

5. Bahwa Fakutas Ilmu Budaya tidak akan melindungi siapa pun sivitas akademika yang melakukan pelanggaran etika berperilaku di kampus, apalagi pelanggaran pidana.

6. Terkait adanya pemberitaan yang viral di media sosial sebagaimana yang telah disebutkan di atas, maka Fakutas Ilmu Budaya melalui Komisi Etik Fakultas sedang melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap kasus ini dan siap bekerja sama dengan semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini.

7. Bahwa korban atau para pihak yang pernah mendapat perlakuan serupa dari pelaku diharapkan bisa segera melapor ke hotline/email resmi Fakutas Ilmu Budaya atau HELP CENTER Universitas Airlangga (081615507016, helpcenter.airlangga@gmail.com) dan jika merasa perlu dipersilahkan mengambil tindakan hukum.

8. Bahwa Fakutas Ilmu Budaya menyediakan layanan konseling kepada para korban dan identitas korban akan terjamin kerahasiaannya.

9. Terkait alasan yang bersangkutan melakukan dugaan tindakan pelecehan seksual dengan alasan penelitian, maka dengan ini Fakutas Ilmu Budaya memastikan bahwa penelitian di Fakutas Ilmu Budaya tidak pernah ada yang mengarah pada pelecehan seksual atau praktik-praktik yang merendahkan martabat kemanusiaan.

10. Bahwa Fakutas Ilmu Budaya snantiasa berkomitmen untuk menentang segala praktik kekerasan seksual, kekerasan fisik, perundungan, baik yang bersifat fisik maupun verbal.

11. Bahwa saat pernyataan resmi ini disampaikan, proses investigasi sedang berlangsung dan Fakutas Ilmu Budaya berkomitmen secara terbuka menginformasikan kepada publik perkembangan investigasi atau dugaan pelecehan dan/atau kekerasan seksual ini.